BLOG

MY PERSONAL JOURNEY

Dampak Corona bagi Produsen Otomotif di Dunia

Virus mematikan bernama Corona atau Covid-19 ini telah terjadi di seluruh dunia dengan menyebabkan hampir keseluruhan aktivitas terputus dan di buat lebih mengecil lagi. Hal ini memang dirasa sangat mengkhawatirkan. Apalagi, dampaknya sendiri sangat besar bagi perekonomian dan juga bagi perusahaan Industri semacam otomotif ini. Yang mana, berbicara mengenai adanya produksi Industri sudah pasti berbicara langsung pada penjualan yang kian menurun dari wabah corona ini.  

otomotif - Dampak Corona bagi Produsen Otomotif di Dunia
beberapa ajang Otomotif di tutup sementara waktu, sampai pandemi mereda

Sejak kemunculan dari virus Covid-19 atau Corona ini, sudah banyak sekali pabrik otomotif yang mendapatkan imbas dari itu semua. Salah satunya produsen pada dunia Otomotif sekelas Hyundai yang terpaksa harus menghentikan adanya aktivitas produksi akibat dari karyawannya yang terkena virus tersebut. Selain daripada itu, masih ada beberapa lainnya yang terkena dampak dari virus Corona ini pada industri otomotif ya guys.  

Menggangu Adanya Daya Pasok Komponen pada Otomotif Global  

Secara global seperti di negara Cina ini, pabrik di sana masih melakukan adanya penutupan sampai saat ini. Akibat dari penutupan ini juga akan menggangu dan memiliki sebuah dampak yang sangatlah besar pada tingkat ekonomi ke2 yang ada di dunia dengan gangguan rantai pasukan skala global. Dilansir dari situs liputan6 bahwa pembuat mobil ini menghadapi sebuah ancaman yang mana dalam kekurangan suku cadang. Hal ini sikarenakan, semua pengusaha yang berada di China harus melakukan penutupan perusahaan secara menyeluruh.  

Sebut saja Nissan dan juga PSA Group yang mana, telah menjadi pelaku utama yakni produsen merek dari Peugeot dan juga Citroen masih melakukan penutupan pabrik tersebut dalam waktu yang belum dipastikan. Namun, untuk produk dari VW, BMW Toyota sampai Honda sudah berani untuk membuka kembali perusahaannya tersebut. 

Dalam waktu yang sama, pembuat suku cadang yang berasal dari Perancis ini, yakni Valeo akan menutup adanya 3 pabrik yang mana di Wuhan setidaknya dalam beberapa pekan. Dari banyaknya penutupan suku cadang mobil yang berada di China ini, bisa untuk menghancurkan adanya Industri kendaraan pada skala Global yakni secara khususnya.  

Dampak Corona pada Penutupan Museum Ferrari  

Yang sudah kita ketahui, pada virus ini sudah menyebar langsung ke benua Eropa terutama di Italia. Dari adanya penyebaran pada virus Corona ini, akhirnya museum Ferrari memutuskan untuk menutup museumnya terlebih dahulu yang berada di wilayah Maranello dan juga Modena. Hal ini, agar dirasa cukup untuk mencegah penyebaran dari Corona menyebar lebih luas lagi.  

otomotif1 - Dampak Corona bagi Produsen Otomotif di Dunia

Dilansir liputan6, akibat dari adanya Corona ini , saham yang dimiliki oleh Museum Ferrari ini turun sampai di angka 5% dari beberapa pekan yang lalu. Bisa dikatakan belasan kota yang berada langsung di Lombardy Italia, Milan dan juga Maranello mengalami kelumpuhan atau sengaja mengunci diri dari adanya kunjungan para wisatawan. Banyak juga sekolah, lalu pusat bisnis atau pusat perbelanjaan, restoran yang ada sampai banyak sudah acara publik yang di batalkan disana.  

Hal ini di buktikan dari adanya event yang terbatalkan yakni, event otomotif yang dikarenakan adanya ancaman pada virus corona semacam MotoGP Qatar yang diadakan tahun ini dan semestinya telah di gelar pada bulan Maret kemarin. Selain itu, Geneva Motor Show juga harus terbatalkan pada tahun ini.  

Penutupan Pabrik Hyundai Akibat Karyawan Positif Corona  

Kabar duka dari kalangan dunia otomotif jatuh pada pabrik Hyundai, yang mana karyawan terjangkit virus corona ini. Resmi, pabrik Hyundai di Korea Selatan di tutup sejak bulan Februari silam yang mana akibat para karyawannya terkena virus corona. Dengan adanya penghentian ini, sudah pasti akan mengganggu sejumlah kiriman dalam beberapa model untuk wilayah domestik atau juga wilayah ekspor.  

Terlansir dari liputan6, saham yang dimiliki oleh Hyundai sudah merosot sampai 5%. Dimana, itu adalah salah satu dampak dari adanya penutupan pabriknya itu. Selain itu, para pebisnis juga mengalami sesak dan terpukul akibat corona, pabrikan yang ada di Korsel ini sudah mulai melakukan produksi pada skala bertahap, yang mana hal ini terjadi setelah adanya pasokan suku cadang di China terganggu.  

Di luar dari negara China sendiri, Korea Selatan memang memiliki kawasan yang parah dalam infeksinya. Dan dalam hal ini, pihak Hyundai sendiri tidak memberikan sebuah konferensi lebih lanjut mengenai produksi selanjutnya bisa dijalankan lagi mulai kapan. Mengapa perusahaan ini karyawannya terjangkit virus corona ?.. rumor yang beredar si karena adanya letak dari pabrik yang berada di Ulsan dengan memiliki sebuah jarak kurang lebihnya 1 jam perjalanan dari daerah Daigu, yang menjadi pusat dari wabah Corona yang berada di Korea Selatan ini.  

Pameran di India Terputus Akibat Corona  

Dalam masalah ini, Asosiasi produsen otomotif di negara India ini harus memutuskan adanya larangan bagi orang-orang Tiongkok untuk melakukan penghadiran di pameran Otomotif Auto Expo tahun 2020 yang waktu itu sedang berlangsung. Hal ini dikarenakan dampakd ari adanya Corona tersebut. Disini pun juru bicara dari Asosiasi otomotif mengatakan, adanya hal tersayangkan karena seharusnya  mobil dari Tiongkok hadir memerihkan pameran tersebut.  

Selaind aripada itu, pamerannya juga yang di gelar besar-besaran pada kawasan Asia ini terancam sudah untuk kehilangan adanya delegasi yang biasa datang dari perusahaan Tiongkok yang mana saat ini sedang ada pelarangan bepergian ke wilayah manapun itu. Dan penjualan dinilai akan merosot jauh akibat penutupan produsen otomotif yang ada di Tiongkok ini.  

Pembatalan Pagelaran dari Geneva Motor Show 2020 

Daratan Eropa harus menutup adanya pagelaran ini menyusul dari menutupnya semua museum Ferrari disana. Panitia dari penyelenggaraan ini sudah mempertimbangkan secara baik-baik untuk tidak menggelar adanya Geneva Motor ini. Hal ini, dikarenakan takutnya penyebaran Virus Corona semakin kacau saja. Karena dalam hal ini, adanya penemuan kasus di beberapa negara bagian Swiss terjangkit adanya virus Corona ini.  

Pagelaran ini di Infokan untuk di laksanakan sejak tanggal 3 Maret tahun 2020 sampai tanggal 15 Maret 2020 kemarin ini. Pemerintah dari negara Swiss ini sendiri sudah berupaya melakukan adanya pencegahan pada penyebarand ari virusnya , yang aman pagelaran ini harus di tutup karena akan mengadakan pertemuan dalam skala yang lebih besar lagi.  

Dari adanya penyebaran ini, Dewan Federal sudah mengategorikan sebuah situasi di Swiss sebagai salahs atu kasus di dalam udnang-undang sebagai Epidemi. Acara yang besar ini melibatkan adanya lebih dari 1000 orang yang harus dilarang untuk datang ke acara tersebut.  

Diketahui juga, Geneva Motor Show ini sudah menjadi salah satu acara pagelaran otomotif terbesar di dunia yang diamana sudah dilakukan secara rutin pada tiap tahunnya mengenai pagelaran tersebut. Pamerannya sendiri menajdi sebuah agenda untuk mengingat adanya pengeluaran teknologi baru dan memperkenalkan adanya produk otomotif lainnya.