BLOG

MY PERSONAL JOURNEY

Beginilah Cara Merawat Jok Mobil Kulit

Sering melakukan pemeliharaan akan memperpanjang masa material tersebut dan juga akan membuat mobil Anda terlihat seperti mobil baru setiap harinya.
(Source: www.pexels.com)

Memiliki mobil yang dilengkapi dengan jok mobil kulit membuat seseorang terlihat sangat mengagumkan. Hal tersebut karena jok mobil kulit sangatlah identik dengan banyaknya mobil mewah dan mahal yang dijual di pasaran. Tidak hanya itu, jok mobil jenis seperti itu juga nyaman untuk digunakan, lebih tahan lama, dan memiliki wangi yang enak. Dan juga, jok kulit yang dirawat dengan baik dapat meningkatkan harga jual ketika Anda menaruh mobil ke pasaran. Akan tetapi, apabila tidak diurus dengan baik, jok mobil kulit akan terlihat menjijikan dan hanya akan menjatuhkan harga saja.

Meskipun mereka tahan lama dan mudah untuk dibersihkan, akan tetapi jok kulit membutuhkan perawatan yang sangat spesial dan perhatian penuh agar selalu terlihat bagus. Kulit merupakan material yang cenderung sangat mudah untuk pudar dan retak apabila sering terkena hawa panas dan cahaya matahari. Sering melakukan pemeliharaan akan memperpanjang masa material tersebut dan juga akan membuat mobil Anda terlihat seperti mobil baru setiap harinya. Lalu, bagaimana caranya? Simak langkah-langkah berikut ini.

Pembersihan Secara Mendalam

Dalam tahap ini, langkah pertama yang Anda harus lakukan adalah dengan menggunakan vakum untuk menyerap debu dan remahan lainnya. Apabila Anda tidak sering membersihkan jok, dapat dipastikan debu dan remahan pasti akan menumpuk dan menggumpal di antara jok. Melakukan vakum akan membuat Anda menghisap seluruh kotoran tanpa harus menyebarkannya ketika Anda mengaplikasikan pembersih kulit.

Selanjutnya, semprot pembersih kulit kesukaan Anda ke permukaan jok untuk membersihkan kembali debu dan remahan yang masih tersisa. Kemudian, gunakan sikat yang memiliki bulu halus agar tidak merusak jok. Gunakan sikat tersebut pada sudut dan sela-sela jok yang biasa menjadi tempat berkumpulnya debu tak terlihat. Dalam penggunaannya, jangan disikat dengan keras. Tetapi, Anda cukup sikat secara pelan dengan menggunakan gerakan memutar.

Setelah itu, gunakan handuk microfiber yang bersih untuk mengelap seluruh cairan yang masih tertinggal. Dengan begitu, jok kulit akan terasa sedikit lembab ketika disentuh. Sebelum lanjut ke tahap berikutnya, tunggu selama satu hari agar jok kulit Anda kering. Akan tetapi, kisaran waktu ini tergantung dengan cuaca tempat Anda berada.

Beri Kondisioner Pada Jok Kulit

Seusai menunggu sampai jok kering, kulit pasti terlihat sedikit kusam. Akan tetapi, hal tersebut sangatlah normal. Selanjutnya, gunakan kondisioner kulit secara merata untuk menghindari cairan berkumpul dalam satu tempat. Kondisioner jok kulit yang bagus akan membuat kulit tetap lembab, sehingga jok tidak akan mudah retak. Tidak hanya itu, jok juga akan terlindungi dari sinar matahari sehingga warna tidak akan memudar. Selanjutnya, tunggu selama 4 hingga 6 jam agar jok kulit menyerap kondisioner tersebut. Langkah terakhir, basuh jok tersebut dengan menggunakan handuk microfiber kering agar jok bersih dari sisa-sisa kondisioner.

Langkah-langkah di atas adalah cara untuk membersihkan jok secara keseluruhan. Akan tetapi untuk menghilangkan noda, Anda hanya perlu gunakan semprotan kulit ke noda tersebut. Kemudian, usap dengan halus menggunakan handuk microfiber dan tunggu selama lima menit. Apabila noda tetap tidak hilang, maka gunakanlah sikat pembersih dengan bulu halus dan sikatlah dengan gerakan memutar. Jangan terlalu ditekan agar tidak merusak kulit.

Membersihkan jok kulit sangatlah direkomendasikan untuk dilakukan setiap 3 hingga 6 bulan sekali. Tidak hanya membuat jok terlihat selalu bersih, tetapi juga akan membuat Anda selalu merasa senang setiap kali mengendarai mobil Anda. Dan juga, pasti akan ada banyak orang yang mengira kalau mobil Anda adalah mobil baru meskipun mobil tersebut adalah mobil lama karena jok yang Anda miliki tetap terawat, bersih, dan wangi.

Deretan Mobil Matic Ini Seharusnya Manual

Terkadang mobil matic memiliki performa yang kurang.
(Source: www.pexels.com)

Bagi sebagian orang, memilih jenis mobil merupakan suatu hal yang mudah. Hanya dengan mempertimbangkan model dan transmisi yang mobil tersebut, mereka tidak segan untuk langsung mengeluarkan uang untuk membawa pulang mobil dambaan. Meski begitu, mobil yang dengan transmisi otomatis (mobil matic) merupakan pilihan mobil yang paling populer. Tidak hanya karena mudah digunakan, tetapi mobil matic juga tidak akan membuat penggunanya merasa kelelahan. Terlebih lagi apabila digunakan untuk jarak tempuh yang panjang di daerah yang sering macet. Selain itu, mobil matic juga sangat direkomendasikan bagi para pemula yang ingin belajar mobil dengan mudah.

Mobil matic memang banyak pilihannya. Tetapi, ternyata ada beberapa jenis mobil yang tidak terlalu cocok dengan gaya matic dan lebih cocok apabila mobil tersebut diproduksi sebagai mobil dengan transmisi manual. Apa saja jenis mobil tersebut?

Toyota GT86

Mobil keluaran Toyota satu ini diproduksi dengan model transmisi manual dan matic. Akan tetapi, mobil bertransmisi matic dari GT86 ini memang memiliki performa yang lebih baik jika dibandingkan dengan versi manual. Salah satunya yaitu versi maticnya hanya butuh waktu sebanyak 8.2 detik dari kecepatan nol untuk mencapai kecepatan 60mph, dengan kecepatan maksimal sebanyak 130mph. Sedangkan manual membutuhkan waktu sebanyak 7.6 detik dengan kecepatan maksimal sebanyak 140mph.

Meski tidak terlihat berbeda, akan tetapi Toyota GT86 merupakan jenis mobil sport penggerak roda belakang. Banyak orang yang akan membeli mobil tersebut untuk akselerasi dan kecepatannya.

Smart Roadster

Berbeda dengan mobil kursi dua lainnya yang setara dengan Smart Roadster, mobil ini hanya diproduksi dengan transmisi otomatis. Hal tersebut sangatlah disayangkan oleh para penggemar mobil kursi dua karena mereka memiliki banyak sekali harapan untuk mobil kecil ini.

Smart Roadster memiliki 6-speed transmisi semi otomatis dan pemindah paddle, meskipun pengganti otomatis dari transmisi tersebut membuat perpindahan sedikit lamban. Selain itu, mobil ini merupakan salah satu mobil teringan dengan berat hanya mencapai 790kg.

MK4 Toyota Supra

Mobil dengan mesin turbo kembar 2JZ Engine dan 6-speed kotak roda gigi dalam Supra ini membuat mobil tersebut terlihat sangat mengagumkan. Akan tetapi, versi mobil matic dari MK4 Toyota Supra tersebut tidak terlalu mencengangkan.

Pasalnya, mobil tersebut diproduksi dengan batas 500 tenaga kuda. Hal tersebut menyebabkan mobil ini terlihat sangat kurang ketika dibandingkan dengan versi manualnya. Maka dari itu, sangatlah tidak mengherankan apabila mobil ini memiliki harga hampir setengah dari harga mobil manualnya.

Mercedes Benz C63 AMG

Mobil sedan yang memiliki mesin 6.8 liter V8 ini akan lebih cocok apabila diproduksi dengan memiliki pilihan transmisi manual. Sayangnya, sama seperti Smart Roadster, mobil ini hanya diproduksi dengan transmisi otomatis. Padahal, rival dari mobil ini yaitu BMW M3 dan Audi RS4 memiliki opsi manual.

Meski begitu, karena mobil ini sedang meningkat popularitasnya, banyak pengguna Mercedes Benz yang tidak terlalu keberatan akan hal itu. Tapi tetap saja disayangkan karena mobil ini lebih bagus jika diproduksi dengan versi manualnya, sehingga dapat bersaing di pasaran dengan kedua rival tersebut. Dengan begitu, masyarakat dapat menilai mana mobil keluaran angkatan Mercedes Benz C63 AMG, BMW M3, dan Audi RS4 yang paling bagus secara akselerasi dan kecepatan.

Mazda Miata

Mobil keluaran Mazda ini meskipun memiliki desain yang unik, tetapi mesin yang ditawarkan tidak terlalu membuat banyak orang merasa kagum. Apa yang mereka tawarkan tidak dapat dikatakan sebagai sesuatu yang baru atau teknologi yang paling mumpuni.

Diproduksi dengan kecepatan yang dari awal standar, Miata versi matic memiliki masalah dalam performanya. Tidak hanya itu, kotak roda gigi otomatisnya juga biasa saja. Ketika dibandingkan dengan versi manual, mobil ini hanya memperlambat mobil yang seharusnya memiliki performa yang bagus. Kotak roda gigi otomatis MX 5 sudah menjadi sebuah petunjuk yang jelas bahwa Miata seharusnya tidak perlu diproduksi dalam versi matic.

Melihat banyaknya peminat mobil matic karena terlihat nyaman, mudah digunakan, dan datang dengan berbagai macam keuntungan yang mungkin tidak dimiliki mobil manual, tetapi terkadang mobil matic memiliki performa yang kurang. Maka dari itu, apabila Anda merupakan seseorang yang mencari kekuatan, akselerasi, dan kecepatan, mobil dengan transmisi otomatis bukanlah pilihan Anda.